Rabu, 18 Agustus 2021

Peluang Usaha


 

 Peluang usaha terdiri dari dua kata yaitu Peluang dan usaha. Peluang berarti kesempatan, dan usaha berarti upaya untuk mencapai tujuan yang diinginkan dengan berbagai daya atau sumberdaya yang dimiliki. Secara sederhana peluang usaha merupakan suatu kesempatan yang dimiliki oleh seseorang untuk mencapai tujuan yang hendak dicapai dengan menggunakan sumber daya yang dimiliki.

Tujuan yang hendak dicapai bisa dalam keuntungan, uang, kekayaan, kepuasan batin, popularitas, status sosial dan lain lain. Untuk  mencapai tujuan tersebut seseorang dapat memanfaatkan sumberdaya yang dimiliki seperti modal/uang, pengetahuan, skill, relasi yang luas, pengalaman dan lain lain. Artinya sumber day aini mencakup segala sesuatu yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan usaha.


ciri-cirpeluang usaha yang baik.

1.  Bersifat orisinil

2.  Harudapat mengantisipasi peruabahapersaingan dan kebutuhan 

    pasar

3.  Sesuai dengan minat

4.  Tingkat kelayakan usahteruji

5.  Bersifat ide kreatif

6.  Ada keyakinan untuk mewujudkan

7.  Ada rasa senang saat menjalankan


Banyaknya peluang usaha disekitar kita, menuntut seorang calon wirausaha cermat dalam mengkaji mana peluang usaha yang potensial.

Ciri-cirpeluang usaha yang Potensial adalah sebagai berikut.

1Memiliki nilai jual

2.Usaha bukan hanya ambisi pribadi semata, dan bersifat nyata

3.Usaha tersebut mamapu bertahan lama dpasar

4.Tidak menghabiskan modal, karena terlalu besar investasinya

5. Bisa ditingkatkan skalanya menjadindustry

 

Peluang usaha yang bernilajual memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Mampmemenuhi kebutuhan konsumen

2Memiliki keunggulan bersaing

3. Tidak bersifat sementara

4Adnilai uang

5Memenuhaspek kreatif dan inovatif


Bagi yang belum mengumpulkan tugas laporan pekan yang lalu, silahkan segera dikumpulkan. 

Setelah membaca materi diatas, silahkan isi presensi di link berikuthttps://forms.gle/pMsWaodEv6jSzbhx6



Selasa, 17 Agustus 2021

METODOLOGI PENELITIAN

 

                                              METODOLOGI PENELITIAN

 

Ilmu Pengetahuan tentang alam semesta dapat menjadi maju sperti sekarang tidak lepas dari upaya  keras para ahli dibidangnya. Untuk memajukan Iptek, kemampuan berpikir IPA menjadi pembuka jalan bagi pemahaman sikap, proses  maupun produk. Awal mula tahapan berpikir manusia umumnya dimulai dengan tahapan ragu ragu dan kemudian muncul tantangan berupa kesadaran akan adanya masalah/pembatasan masalah. Dari tahapan pembatasan masalah ini manusia berusaha menemukan bagian yang lebih focus,terinci dan munculnya kesenjangan antara yang ada sekarang dengan yang diinginkannya. Pada tahapan ini selanjutnya ditemukan masalah yang lebih spesifik sehingga akhirnya disusun rumusan masalah yang lebih operasional.


Pada kesempatan kali ini kita kan membahas langkah langkah metode ilmiah tentang merumuskan masalah, merumuskan hipotesis dan menentukan variabel penelitian. 


Masalah adalah kesulitan yang dihadapi yang memerlukan penyelesaian atau pemecahan (Fenomena berbeda dengan masalah) dan tidak semua masalah yang ditemukan layak  dijadikan sebagai masalah dalam penelitian. Keberhasilan penelitian ditentukan dengan perumusan masalah yang baik. Menyatakan masalah penelitian artinya memulai dengan mengoperasionalkan pertanyaan dengan kalimat Tanya (apa, mengapa, bagaimana).  


Masalah layak dijadikan tema dalam penelitian jika:

 1) terjadi kesenjangan antara teori dengan fakta.

2) masalah tersebut dapat diidentifikasi hal hal atau factor penyebabnya.

3) ada kemungkinan untuk dicari/di uji kebenarannya.


Hipotesis merupakan dugaan yang sifatnya sementara dan akan dibuktikan kebenarannya lewat pengumpulan fakta empiris. Suatu hipotesis tidak akan memiliki arti tau makna manakala kita tidak dapat melakukan apa yang diharapkan dari hipotesis tersebut. Pada umumnya hipotesis diajukan manakala kita berusaha untuk menjelaskan secara jelas dan lengkap lewat pengumpulan fakta fakta.   Hipotesis secara sederhana dinyatakan sebagai jawaban sementara yang disusun berdasarkan data atau keterangan yang diperoleh selama observasi atau kajian pustaka. Perumusan  hipotesis tergantung pada arah penelitiannya. hipotesis dibedakan menjadi 2 yaitu hipotesis alternative (menyatakan adanya hubungan anta variable yang diujikan) dan hipotesis nol (menyatakan tidak adanya hubungan antara variable yang diujikan).


Variabel penelitian adalah faktor yang bila diukur memberikan nilai yang bervariasi. Lima jenis variabel dalam penelitian yaitu:

·         variabel bebas/ independent adalah variable yang diduga sebagai penyebab munculnya variable lain (merupakan cara/ teknik yang digunakan),

·         variabel tergantung/terikat/ dependent adalah  variable yang dipengaruhi variable bebas   ( indicator keberhasilan eksperimen, sehingga harus dicermati)

·          variabel kontrol (perlakuan yang diberikan)  

·         variabel moderator

·         variabel antara.


selah membaca materi pembelajaran hari ini, silahkan isi presensi dan tugas pada link berikut https://forms.gle/R7JoLWo15tyDqAAa9

Selasa, 10 Agustus 2021

Pengetahuan Ilmiah dan Metode Ilmiah

        Assalamu'alaikum wr wb

        apa kabar anak anak Hebat...?  Semoga Kalian  Selalu Sehat dalam lindungan Allah SWT.   

        Mari awali     pembelajaran hari ini dengan membaca Bismillahhirrohmannirrohim dan doa Belajar.


Pengetahuan  (knowledge) adalah sesuatu yang diketahui langsung dari pengalaman   berdasarkan serapan pancaindra dan diolah oleh akalbudi secara spontan. Pengetahuan dibedakan menjadi 2 yaitu: pengetahuan prailmiah dan non ilmiah. Pengetahuan pra ilmiah merupakan pengetahuan yang bisa/ perlu dicari kebenarannya. Sedangkan pengetahuan non ilmiah adalah pengetahuan yang tidak perlu/ tidak bisa dibuktikan nilai kebenarannya.  Ilmu pengetahuan adalah pengetahuan yang diolah kembali dan disusun secara  metodis, sistematis dan koheran. Penelitian Ilmiah (Re Search) merupakan usaha untuk menemukan kembali kebenaran ilmu pengetahuan. Karakter Penelitian Ilmiah adalah sistematis, logis, empiric, replikatif.

 

Jenis jenis penelitian berdasarkan pendekatannya dapat dibedakan sebagai berikut:

a.     kualitatif: penelitian yang bertujuan mengumpulkan data deskriptif yang  menggambarkan objek penelitian secara rinci dan mendalam (penelitian deskriptif: survei dan kausal komperatif).  contoh :

-  survei kandungan bahan pengawet dalam makanan

-  pengaruh penggunaan pestisida terhadap populasi katak sawah (sebab   akibat)

b.      Kuantitatif:penelitian yang bertujuan untuk menguji hipotesis/hubungan antar variabel penelitian (penelitian eksperimen).

 

Ilmu pengetahuan (sains) menurut Sund (1975) mencakup 3 aspek yaitu  :

1.   scientific attitudes (sikap ilmiah) yaitu: memiliki rasa ingin tahu, jujur, objectif, tekun, teliti, terbuka

2.   scientific methods (metode ilmiah)

3.   scientific produk (produk ilmiah)

 

Langkah langkah metode ilmiah

1.      Merumuskan masalah

2.      Menentukan tujuan penelitian

3.      Menyusun dasar teori

4.      Menentukan variabel

5.      Merumuskan hipotesis

6.      Menentukan alat bahan yang diperlukan

7.      Prosedur penelitian

8.      Mengumpulkan data

9.      Mengolah dan menganalisis data

10.    Membuat kesimpulan

11.     Melaporkan hasil penelitian

 

Tahapan pelaksanaaan metoda ilmiah meliputi:

1.     Merumuskan masalah

2.      Mengumpulkan keterangan

3.      Menyususn hipotesi

4.      Menguji hipotesis

5.      Mengolah data

6.      Menguji kesimpulan

  

Penulisan ilmiah terdiri dari proposal penelitian dan laporan hasil penelitian, dengan

Sistematika penulisannya sebagai berikut:

Ø  Bagian Awal: halaman judul, halaman pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar table, daftar gambar, daftar lampiran

Ø  Bagian Utama:

§  Bab I. pendahuluan: latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, ruang lingkup, manfaat penelitian, metode penelitian

§  Bab II. Tinjauan pustaka: landasan teori, kerangka teori, kerangka konsep,  hipotesis

§  Bab III. Metode Penelitian: jenis penelitian, populasi dan sampel,variabel, desain penelitian, lokasi dan waktu,instrument yang digunakan  pengolahan dan analisis data

§  Bab IV. Hasil dan Pembahasan

§  Bab V. kesimpulan (memberitahukan garis besar penelitian dan hasilnya) dan saran (bagaimana             mengatasi masalah yang ditemukan)

§  Bab VI. Ringkasan

Catatan : Bab I-Bab III dalam pembuatan proposal

Ø  Bagian Akhir: Daftar pustaka , lampiran lampiran


  Setelah kalian mempelajari dan memahami materi pembelajaraan hari ini, silahkan mengerjakan soal pada link berikut   https://forms.gle/cQpEE7hs6UikVdFz9 

 Alhamdulillah pembelajaran sudah selesai, kita akhiri dengan membaca Alhamdulillahhirobbil alamin.

  Wassalamu’alaikum wr wb


Senin, 02 Agustus 2021

Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)

 

Assalamu’alaikum wr wb, anak anak Hebat X TP.

Selamat Datang di kelas Pembelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Bagaimana Kabar kalian…?  Semoga semua dalam keadaan sehat walafiat dan Semangat Mengikuti Pembelajaran ya.

Pada kesempatan perdana ini kita awali dengan Perkenalan terlebih dahulu, namun sebelumnya mari  kita awali kegiatan pembelajaran ini dengan membaca lafal Bismillahhirrohmannirrohim.  Semoga aktifitas pembelajaran yang akan kita laksanakan mendapat Redho dan keberkahan dari Allah SWT allahumma aamiin.

Baik,  Ibu akan mulai memperkenalkan diri terlebih dahulu, Tak kenal maka … Ta’aruf yaaa

Jika ada pertanyaan berkaitan dengan pembelajaran kita, silahkan kalian hubungi wa ibu, tentu saja dengan menyebutkan identitas kalian.  nama sesuai absen dan dari kelas berapa ya.

Apa itu mata pelajaran IPAS…?

Mata pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) membekali peserta didik agar mampu menyelesaikan permasalahan di kehidupan nyata yang berkaitan dengan fenomena alam dan sosial di sekitarnya secara ilmiah dengan menerapkan konsep sains atau dengan kata lain, setelah mempelajari Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, peserta didik dapat memperoleh kecakapan untuk mengambil keputusan yang tepat secara ilmiah agar dapat hidup lebih nyaman, lebih sehat, dan lebih baik.

Permasalahan yang melibatkan aspek manusia dengan manusia lainnya dan manusia dengan alam, terjadi akibat kurangnya kesadaran pemahaman akan sains. kita sebagai makhluk sosial tidak hanya membutuhkan manusia lain dalam masyarakat, tetapi juga sangat bergantung dengan alam. oleh karena itu sains hadir untuk memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan fenomena alam dan sosial di sekitar secara ilmiah.

Baiklah untuk pertemuan perdana kita cukupkan sampai disini dulu , semoga dengan apa yang Ibu sampaikan tadi memberi gambaran bagi kalian tentang apa itu pembelajaraan IPAS di SMK.

Selanjutnya silahkan mengisi presensi pada link berikut https://forms.gle/Fynme55zmiZvuZyB9

Namun sebelumnya kita akhiri pembelajaraan hari ini dengan mengucapkan lafal Alhamdulillahirobbilalamin.


Selalu Jaga Iman, Jaga Imun dan terapkan Selalu Prokes. Sukses Untuk Kalian.

 

Wassalamu’alaikum wr wb


Minggu, 01 Agustus 2021

Besaran, Satuan, Dimensi

 Assalamu’alaikum anak anak Hebat.

Selamat Datang di kelas pembelajaran Fisika. Bagaimana Kabar kalian…?  Semoga semua dalam keadaan sehat walafiat dan Semangat Mengikuti Pembelajaran ya.

Pada kesempatan perdana ini kita awali dengan Perkenalan terlebih dahulu, namun sebelumnya mari  kita awali kegiatan pembelajaran ini dengan membaca lafal Bismillahhirrohmannirrohim.  

Semoga aktifitas pembelajaran yang akan kita laksanakan mendapat Redho dan keberkahan dari Allah SWT allahumma aamiin.

Baik,  Ibu akan mulai memperkenalkan diri terlebih dahulu, Tak kenal maka…Ta’aruf yaaa...


Jika ada pertanyaan berkaitan dengan pembelajaran kita, silahkan kalian hubungi wa ibu, tentu saja dengan menyebutkan identitas kalian.  nama sesuai absen dan dari kelas berapa ya.

Besaran dan Satuan

Besaran dalam fisika diartikan sebagai sesuatu yang dapat diukur, serta memiliki nilai dan satuan. Sementara itu, satuan digunakan sebagai pembanding dalam pengukuran. Dalam satuan, kita mengenal yang namanya Satuan Internasional (SI), yaitu satuan yang distandarisasi dan diakui penggunaanya secara Internasional. Nah, berdasarkan satuannya, Besaran terdiri dari besaran Pokok dan Besaran Turunan

Besaran Pokok

Besaran pokok adalah besaran yang menjadi dasar menetapkan besaran lainnya.  Satuan besaran pokok disebut satuan pokok dan telah ditetapkan terlebih dahulu berdasarkan kesepakatan para ilmuwan. Besaran pokok sifatnya bebas, artinya tidak bergantung pada besaran pokok yang lain. Berikut, disajikan besaran pokok yang telah disepakati oleh para ilmuwan.

Besaran Turunan

Besaran turunan adalah besaran yang disusun dari besaran pokok. Satuan besaran turunan disebut satuan turunan dan diperoleh dengan menggabungkan beberapa satuan besaran pokok. Misalnya, satuan turunan dari luas. Luas itu diperoleh dengan mengalikan panjang dan lebar suatu bangun. Nah, panjang dan lebar itu satuan pokoknya kan meter (m). Jadi, satuan turunan luas adalah meter persegi. 


Dimensi

Dimensi suatu besaran menunjukkan cara besaran tersebut tersusun dari besaran-besaran pokoknya. Pada sistem Satuan Internasional (SI), ada tujuh besaran pokok yang berdimensi  sedangkan dua besaran pokok tambahan tidak berdimensi. Cara penulisannya dinyatakan dengan lambang huruf tertentu dan diberi tanda kurung persegi. Untuk lebih jelasnya, perhatikan tabel berikut!


Setelah kalian mengetahui konsep-konsep di atas Silahkan perhatikan contoh soal berikut ya.

 

Tentukan dimensi dan satuannya dalam SI untuk besaran turunan berikut ini!

  1.       Gaya
  2.       Berat Jenis
  3.       Tekanan
  4.       Usaha
  5.       Daya

Kita cukupkan sampai disini pembelajaran untuk hari ini, Jika ada pertanyaan silahkan hubungi wa ibu.  Jangan lupa isi absen di link berikut ya….https://forms.gle/M52ig2DZ828FXSJs6

tetap semangat belajar dari rumah. Jaga Iman, Jaga Imun dan selalu lakukan prokes.

Kita akhiri pembelajaran hari ini dengan membaca lafal Alhamdulillahhirobbil alamin.

Wassalamu’alaikum wr.wb




Energi Tidak Terbarukan dan Energi Terbarukan

  Assalamu'alaikum wr wb ananda Soleh/h , bagaimana kondisi kalian?? Semoga semua dalam keadaan sehat walafiat dalam lindungan Allah SWT...